Friday, March 8, 2013

League of Change Mulai Digelar Besok di Bandung


Bandung - Untuk kali kedua League of Change (LoC) akan digelar di kota Bandung. Turnamen street soccer untuk kaum marjinal ini juga dimaksudkan sebagai seleksi tim Indonesia di Homeless World Cup 2013.

Bertempat di Lapangan Bawet Jln. Balubur, Bandung, LoC diselenggarakan selama tiga hari, mulai pada hari Minggu (10/3) sampai Selasa.

Sebanyak 9 tim putra dan 5 tim putri, yang para pemainnya berasal dari 9 kota besar di Jawa, Bali, Sumatera, dan Sulawesi, akan berkompetisi tak cuma untuk memperebutkan gelar juara, tapi juga untuk mengampanyekan misi "Indonesia Tanpa Stigma dan Deskriminasi", sebagaimana diemban penggagasnya, Rumah Cemara.

Rumah Cemara adalah lembaga swadaya masyarakat nirlaba yang berpusat di Bandung, sebagai komunitas untuk memberdayakan para penderita HIV/AIDS dan mantan pengguna narkoba, serta warga miskin kota yang selama ini kerap dipinggirkan.

Menurut Rumah Cemara, tim-tim peserta League of Change tahun ini -- pertama kali diadakan tahun 2013 -- diorganisir oleh sembilan organisasi HIV/AIDS dan narkorba, yang berperan sebagai city/provincial organizer untuk turnamen ini.

Setiap tim berisi 10 orang, terdiri dari 8 pemain, 1 manajer, dan 1 pelatih. Kedelapan pemain adalah 4 ODHA dan 4 orang dari latar belakang kurang mampu, yang telah memenuhi syarat sebagai berikut:

- Apabila ODHA, harus menyertakan hasil tes HIV atau hasil tes CD4 terakhir -- serta setuju untuk terpublikasi.

- Apabila pengguna narkoba, harus menyertakan hasil tes Addiction Severity Index (ASI) yang hasilnya akan dinilai oleh konselor adiksi yang tersedia.

- Apabila masyarakat kurang beruntung harus menyertakan surat keterangan tidak mampu dari RT/RW setempat.

"Melalui turnamen ini para pemain yang terlibat akan mendapatkan kesempatan tidak hanya untuk berlaga di sebuah turnamen, tapi juga untuk mewakili kota/provisinya sehingga mereka akan merasakan bahwa mereka bagian dari sesuatu yang lebih besar, serta sebagai ajang seleksi untuk Homeless World Cup 2013," demikian Rumah Cemara.

Dari dua kali keikutsertaan di Homeless World Cup, tim Indonesia yang dikoordinir Rumah Cemara selalu mendapat perhatian besar dari peserta-peserta Internasional. Di Paris 2011, Indonesia finis nomor enam. Tahun lalu di Mexico City, kontingen"Merah-Putih" berhasil menembus babak semifinal sebelum dihentikan tuan rumah. Di perebutan tempat ketiga Indonesia kalah dari tim kuat, Brasil.

Cerita menarik dan mengharukan terjadi ketika Rumah Cemara mempersiapkan tim untuk ke Mexico City tahun lalu. Walaupun tim sudah terbentuk mereka sempat nyaris tidak bisa berangkat karena kendala finansial. Harapan mendapat dukungan dana pemerintah melalui Kemenpora, KONI, dan PSSI tidak terwujud.

Akhirnya, berkat penggalangan dana dari masyarakat, melalui program bertajuk #1000untuk1, akhirnya terkumpul dana untuk memberangkatkan tim. Beberapa sponsor pun akhirnya ikut membantu program tersebut. Tim kemudian dilepas oleh masyrakat, bukan pejabat dan semacamnya, di sebuah lapangan terbuka di kota Bandung. Ketika pulang ke tanah air, mereka membawa trofi empat besar plus penghargaan pelatih terbaik.

Peserta League of Change 2013

Putra:
Jawa Barat
DKI Jakarta
Banten
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Sumatera Utara
Sulawesi Selatan

Putri:
Jawa Barat
DKI Jakarta
Banten
Jawa Timur
Yogyakarta





(Baca 2012, "Belajar Menjadi Tim Indonesia dari Homeless World Cup", di sini)




( roz / a2s )

0 comments

Post a Comment