London - Setelah tak kuasa menyudahi musim ini dengan trofi, Liverpool diyakini masih akan berusaha mengejar tiket Liga Champions musim depan. Asa itu pun kini akan coba dilenyapkan Tottenham Hotspur.
Liverpool musim ini sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris, Piala FA, dan juga Liga Europa. Di kompetisi Liga Primer, 'Si Merah' pun masih tercecer di posisi delapan dengan selisih 29 poin dari pemuncak klasemen Manchester United.
Dengan peluang meraih gelar sudah sirna, target paling realistis Liverpool saat ini adalah finis sebaik mungkin di papan klasemen yang dapat berimbas kepada diraihnya tiket Liga Champions atau Liga Europa musim depan.
Kendatipun Manajer Liverpool Brendan Rodgers sempat menyatakan bahwa finis di posisi empat besar--zona Liga Champions--sudah tak lagi realistis untuk timnya, ditambah dengan fakta bahwa 'The Reds' masih tertinggal 10 poin dari posisi empat, tetapi Liverpool diyakini masih tetap memendam hasrat untuk meraih tiket tersebut.
Terkait dengan hal itu Spurs, yang kini menempati posisi tiga dan juga sedang berusaha meraih satu tiket ke Liga Champions, bakal datang ke Anfield, Minggu (10/3/2013), dengan tekad untuk memusnahkan harapan tipis Liverpool tersebut.
"Mereka masih terpaut 10 poin dari posisi empat. Apakah kami akan mengakhiri peluang mereka jika kami kami mengalahkan mereka? Anda tak pernah tahu tapi saya pikir begitu, ya," kata Manajer Spurs Andre Villas-Boas di
Untuk lawatan ke Anfield nanti, rasa lelah mungkin masih sedikit mendera Spurs yang beberapa hari sebelumnya tampil di Liga Europa saat menang 3-0 atas Inter Milan. Sebaliknya Liverpool, yang sudah tersingkir lebih dulu, jelas punya waktu istirahat lebih banyak.
Akan tetapi, Villas-Boas cukup yakin bahwa hal tersebut tidak akan menjadi keuntungan untuk Liverpool dan sebaliknya jadi kendala buat timnya. Jadwal ketat itu bahkan disebutnya bisa berguna buat Spurs jika musim depan tampil di Liga Champions.
"Saya yakin Liverpool juga ingin menjuarai Liga Europa. Fakta bahwa mereka sudah tersingkir dan harus melihat tim-tim lain tampil bagus akan menyakitkan. Kaki-kaki kami mungkin sedikit lelah, tapi kami bisa meresponsnya sebagaimana juga di masa lalu."
"Kami ingin menggunakan laga ini sebagai contoh untuk Liga Champions di masa mendatang. Jadi pemain akan terbiasa untuk bermain di tengah pekan dan kemudian pada akhir pekan," paparnya.
( krs / krs )
0 comments
Post a Comment